Begini Cara Membuat Anak Laki Laki Dengan Tingkat Keberhasilan Tinggi

Begini Cara Membuat Anak Laki-Laki dengan Tingkat Keberhasilan Tinggi

KLGPILLSORIGINAL.COM – Bagi sebagian orang, karena beberapa alasan, memiliki anak laki-laki adalah sebuah impian. Dan jika pada jaman dahulu keinginan untuk memiliki anak laki-laki lebih banyak tergantung pada takdir, berbeda halnya dengan masa sekarang ini. Mengapa? Karena ternyata dengan berkembangnya ilmu pengetahuan yang ada, telah ditemukan beberapa cara atau tips memperbesar kemungkinan punya anak laki-laki.

Merencanakan Hamil Anak Laki-Laki dengan Tingkat Keberhasilan Tinggi

Nah, untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasan yang telah kami rangkum, mengenai cara membuat anak laki-laki berikut ini. Penasaran? Silahkan disimak.

1. Pahami Bagaimana Sifat Kromosom X dan juga Kromosom Y

Cara membuat anak laki-laki yang pertama adalah memahami bagaimana sifat kromosom X serta kromosom Y. Mengapa ini penting? Karena Anda perlu tahu bahwa pada dasarnya pembentukan jenis kelamin calon bayi ini telah ditentukan sejak proses pembuahan terjadi.

Nah, di sini kita tahu bahwasanya dalam sperma ada dua macam kromosom yang menentukan jenis kelamin, yakni kromosom X dan juga kromosom Y. Untuk kromosom X, ialah kromosom yang memiliki pengaruh terhadap pembentukan bayi dengan jenis kelamin perempuan.

Sedangkan untuk kromosom Y adalah sebaliknya, kromosom ini memiliki pengaruh terhadap pembentukan bayi dengan jenis kelamin laki-laki. Jadi, dari sini saja sudah terlihat bahwa supaya Anda bisa mempunyai anak laki-laki, maka Anda harus mengusahakan supaya yang melakukan pembuahan terhadap sel telur adalah kromosom Y, bukan kromosom X.

Masing-masing kromosom tersebut mempunyai sifat yang berlawanan, yang akan dijelaskan pada poin-poin berikut:

Kromosom X

  • Jumlah atau persentasenya di dalam sperma lebih banyak
  • Suka dengan lingkungan yang asam
  • Cenderung mudah rusak di lingkungan yang basa
  • Masa hidupya lebih panjang yakni sekitar 4 hari hingga 5 hari
  • Gerakannya menuju sel telur cenderung sangat lambat

Kromosom Y

  • Jumlah atau persentasenya di dalam sperma lebih sedikit
  • Suka dengan lingkungan yang basa
  • Cenderung mudah rusak di lingkungan yang asam
  • Masa hidupnya lebih pendek yakni sekitar 4 hari hingga 5 hari
  • Gerakannya menuju sel telur cenderung sangat cepat

2. Melakukan Hubungan Badan saat Masa Subur

Pemahaman Anda tentang cara membuat anak laki-laki yang sudah dijelaskan di atas harus dilanjutkan dengan cara yang kedua ini, yakni melakukan hubungan badan saat istri sedang dalam masa subur. Cara kedua ini diberikan karena sebelumnya sudah disesuaikan dengan sifat-sifat dari kromosom Y yang telah dijelaskan sebelumnya.

Kita tahu bahwasanya kromosom Y bisa bergerak dengan cepat namun sayangnya umurnya singkat serta mudah rusak pada lingkungan yang asam. Karena gerakannya yang cepat tersebut, sudah pasti kromosom Y akan sampai di tuba fallopi terlebih dahulu dibandingkan dengan kromosom X yang gerakannya lambat.

Perlu diketahui bahwa tuba falopi ialah tempat yang menjadi lokasi bertemunya sperma dan sel telur. Supaya bisa menjadi anak laki-laki, jelas sel telur sudah harus ada atau minimal sedang menuju ke tuba fallopi, dan masa subur adalah masa yang sempurna untuk itu.

Bagaimana jika hubungan badan dilakukan di luar masa subur? Maka yang terjadi adalah sebaliknya, kemungkinan besar akan menjadi bayi perempuan.

Hal ini mengingat masa hidup kromosom Y yang sangat pendek. Jadi, meskipun kromosom Y sudah sampai di tuba fallopi, tetapi karena sel telurnya belum ada dan tak kunjung dilepas dari ovarium (karena pelepasan sel telur memang terjadi pada masa subur), kemungkinan besar kromosom Y akan mati sebelum sempat membuahi, sehingga kromosom X-lah yang akan mengambil peran tersebut.

Karena hal ini pulalah Anda harus mengetahui dengan pasti kapan berlangsungnya masa subur wanita itu, supaya Anda bisa melakukan hubungan badan di waktu yang tepat.

3. Lakukan Penetrasi Sedekat Mungkin dengan Mulut Rahim

Tips yang ketiga adalah suami perlu melakukan penetrasi sedekat mungkin dengan mulut rahim. Apa tujuannya? Tujuannya adalah supaya ketika suami mengalami ejakulasi, sperma yang dikeluarkannya juga lebih dekat dengan mulut rahim.

Dengan begini, sperma khususnya kromosom Y membutuhkan waktu yang lebih singkat untuk sampai ke tuba fallopi.

Tetapi jika saat terjadi ejakulasi, ternyata sperma berada agak jauh dari mulut rahim, maka kromosom Y harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk sampai ke tuba fallopi. Resikonya adalah kemungkinan untuk kromosom Y mati di perjalanan lebih besar mengingat masa hidupnya yang singkat. Dengan demikian, Anda akan lebih sulit untuk memiliki anak laki-laki.

4. Kurangi Tingkat Keasaman Vagina

Selanjutnya adalah mengurangi tingkat keasaman vagina. Anda harus tahu bahwasanya kromosom Y tidak akan bisa bertahan di lingkungan yang asam, sehingga mengurangi tingkat keasaman vagina bisa memperbesar peluang Anda untuk memiliki anak laki-laki.

Perlu dipahami di sini bahwasanya di sepanjang area vagina mempunyai tingkat keasaman yang berbeda-beda, dimana bagian luarnya akan lebih asam dan semakin ke dalam akan semakin basa.

Nah, salah satu cara untuk mengurangi tingkat keasaman vagina adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan. Buah-buahan dikenal sangat efektif untuk mengurangi tingkat keasaman lingkungan vagina, tiga diantaranya yang sangat dianjurkan adalah buah pisang dan apel, serta lobak.

5. Perhatikan Posisi Bercinta yang Pas

Mau diakui atau tidak, posisi bercinta juga turut memberikan pengaruh terhadap jenis kelamin si calon bayi nantinya. Hal ini dikarenakan posisi bercinta bisa membuat posisi sperma lebih dekat dengan mulut rahim. Diantara beberapa posisi bercinta yang direkomendasikan supaya mendapat anak laki-laki adalah sebagai berikut:

Posisi Stradding

Untuk posisi ini, si istri yang mengontrol penetrasi sehingga bisa dilakukan dengan maksimal, dan posisi ini ternyata juga diketahui bisa memperbesar peluang istri hamil anak laki-laki.

Standing Up

Posisi bercinta standing up dilakukan dengan cara suami berdiri dan berhadapan dengan istri. Posisi ini bisa membuat penetrasi lebih dalam dan ada baiknya juga bila istri melingkarkan kakinya pada pinggang suaminya. Sama seperti stradding, standing up juga diketahui memperbesar peluang kromosom Y lebih cepat mencapai tuba fallopi.

Doggy Style

Posisi ini juga menjadi opsi yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan anak laki-laki. Memang posisi doggy style ini terkesan liar, namun tak bisa dipungkiri bahwa posisi ini bisa membantu penetrasi supaya lebih dalam. Dan untuk istri disarankan supaya berlutut dengan tubuhnya dilengkungkan ke arah bawah supaya sperma bisa tertampung dengan maksimal.

6. Sebaiknya Istri yang Orgasme Lebih Dulu

Tips berikutnya untuk membuat anak laki-laki sebaiknya istri yang orgasme terlebih dahulu sebelum suami. Kenapa ini perlu? Karena saat istri mengalami orgasme dia akan menghasilkan lendir serviks dalam jumlah yang cukup banyak, dan lendir ini sifatnya basa sehingga dapat menetralkan sifat keasaman vagina.

Nah, jika kondisi vagina menjadi netral seperti ini, kromosom Y bisa hidup lebih lama dan memperbesar kemungkinan untuknya mencapai tuba falopi.

Nah, sekarang sudah ada gambaran kan mengenai cara membuat anak laki-laki yang benar. Jangan lupa lakukan keenam cara tersebut lalu dukung dengan menerapkan gaya hidup sehat, Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *